TUGAS KELOMPOK : SOCIAL CAMPAIGN (COMMUNITY SERVICE ANNOUNCEMENT) BAHAYA PENGGUNAAN TELEPON GENGGAM DAN INTERNET SAAT MENYETIR
oleh
Qatrunnada Nadhifah - 1506720684
Nadya Pratiwi
Nabila Khansa
Nadita Putri Hapsari
Qatrunnada Nadhifah - 1506720684
Nadya Pratiwi
Nabila Khansa
Nadita Putri Hapsari
SOCI(ALM)EDIA: DON’T ONLINE AND DRIVE
Isu
sosial yang kelompok kami pilih untuk diangkat dalam sebuah poster kampanye
sosial adalah mengenai imbauan untuk tidak menggunakan gawai dan berselancar di
internet maupun media sosial ketika sedang berkendara demi keamanan diri
sendiri dan orang-orang di sekitar kita. Mengapa kami mengangkat isu tersebut?
Karena saat ini banyak sekali pengendara, baik kendaraan roda dua maupun roda
empat, yang menggunakan gawai pada saat berkendara, khususnya gawai berupa smartphone. Penggunaan gawai pada saat
berkendara tidak lagi hanya dilakukan untuk menelepon dan mengirim pesan
singkat, namun juga berfoto maupun membuat video dari aplikasi-aplikasi yang
terdapat pada smartphone dan
semata-mata untuk mengunggahnya di media sosial.
Poster
yang kami buat menunjukkan gambar latar yang berupa unggahan pada media sosial Instagram oleh seorang pemilik akun yang
bernama Putrajoe (nama hanya merupakan fiktif belaka). Pada unggahannya terdapat
sebuah foto keadaan dari dalam sebuah mobil yang mengalami kecelakaan yang
cukup parah dan ditambah dengan sebuah keterangan foto yang hanya berupa
huruf-huruf tak beraturan dan tak bermakna. Poster ini ingin menceritakan bahwa
seorang pria bernama Putrajoe berkendara sambil menggunakan smartphone-nya dan berselancar di media
sosial Instagram untuk mengunggah
foto. Naasnya, kelalaian saat ia berkendara membuat dirinya mengalami
kecelakaan dan tanpa sadar foto yang terunggah adalah foto keadaan
kecelakaannya dan dengan keterangan yang yang terketik secara asal saat ia
mengalami kecelakaan tersebut. Diatas gambar mengenai unggahan foto kecelakaan
mobil pada media sosial Instagram,
terdapat sebuah kata “Soci(alm)edia”
dan kalimat imbauan “Don’t online and
drive”. Kata dan kalimat tersebut merupakan pesan agar tidak berselancar di
internet atau media sosial saat berkendara karena hal tersebut dapat berbahaya
bagi keselamatan.
Poster
dibuat dengan minimalis dengan penggunaan template
yang serupa dengan media sosial Instagram. Penggunaan warna achromatic mendominasi poster, untuk
latar belakang digunakan warna hitam keabuabuan yang mewakili fear atau rasa takut , dead atau kematian serta evil atau kejahatan. Warna hitam
digunakan untuk melambangkan bahwa penggunaan gawai saat tersebut membawa
kematian serta kejahatan bagi diri sendiri dan orang lain. Gambar poster dibuat
redup untuk melambangkan rasa gloomy
atau kesuraman untuk mendukung pesan yang ingin disampaikan dalam poster.
Tipografi yang digunakan berbentuk sans serif, mendukung kesederhanaan poster
sekaligus mempertegas penulisan pesan. Warna putih juga melambangkan clarity atau kejelasan, netral serta
melambangkan keprihatinan atas pesan yang ingin disampaikan.

Komentar
Posting Komentar